Makalah Masyarakat Madani – Pengertian, Ciri, Syarat

Makalah Masyarakat Madani – Pengertian, Ciri, Syarat

Apa sebenarnya masyarakat madani itu?

Istilah masyarakat madani pertama kali diperkenalkan oleh Anwar Ibrahim, mantan wakil perdana menteri Malaysia. Berdasarkan Anwar Ibrahim, masyarakat madani memiliki arti yaitu sistem sosial yang subur dan didasari oleh kepercayaan moral yang dapat menjamin kebebasan serta keseimbangan individu dan kestabilan masyarakat.

Menurut https://www.sayanda.com masyarakat madani adalah masyarakat yang berpendidikan tinggi dan dapat menjalani, memaknai, dan membangun kehidupannya dengan baik.

Ciri-Ciri Masyarakat Madani

Masyarakat Madani

Masyarakat madani memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki prinsip demokrasi dalam hidup: demokrasi bukanlah sekedar persaingan atau kebebasan, tetapi demokrasi adalah pilihan untuk membangun engara secara bersama dan dapat memperjuangkan bangsa Indonesia agar semakin makmur.
  • Memiliki sikap toleran: Masyarakat madani memiliki sikap yang toleran terhadap suku dan umat beragama yang memiliki kepercayaan berbeda. Sikap toleran adalah sikap yang menghargai pendapat dan pendirian orang lain dan dapat mendengarkan pemikiran orang lain dengan kepala dingin.
  • Memiliki semangat pluralisme: Masyarakat madani memiliki konsep plularis yang memiliki keniscayaan yang tidak dapat dihindari dan menjadi suatu kaidah yang abadi.

Syarat Masyarakat Madani

Untuk menjadi bangsa yang memiliki masyarakat madani, ada tujuh syarat yang wajib dipenuhi:

  • Memiliki kepercayaan, jaminan, dan kepastian dari masing-masing jaringan masyarakat dan menjadi dasar terjalinnya komunikasi dan hubungan antara masyarakat secara terpercaya, teratur, dan terbuka
  • Lembaga-lembaga ekonomi hukum diselenggarai oleh sistem pemerintahan yang berjalan secara berkeadilan sosial dan produktif.
  • Sikap saling menghargai kepercayaan dan perbedaan antar budaya tumbuh antar kelompok d masyarakat.
  • Bidang pembangunan semakin terbuka dengan akses ke berbagai pelayanan sosial, serta tidak ada diskriminasi di dalamnya.
  • Kebutuhan dasar kelompok, keluarga, dan individu dalam masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
  • Isu-isu kebijakan poublik dan kepentingan bersama dapat dikembangkan dengan diadakannya kesempatan, kemampuan, dan hak bagi lembaga-lembaga swadaya serta masyarakat yang terlibat di setiap forum.
  • Modal sosial (social capital) dan (modal manusia) dapat berkembang secara kondusif demi membentuk kemampuan untuk melaksanakan relasi sosial antar kelompok, tugas-tugas kehidupan, serta menjalin kepercayaan.

Sumber: https://www.sayanda.com/masyarakat-madani/