Pada Saat Puasa Inilah Poin Penting Yang Harus Kamu Tahu

Jangan merasa seperti berjalan selama sekitar dua minggu. Rasanya seperti tubuh digunakan untuk itu, tetapi orang-orang harus mengikuti kegiatan yang sehat.

“Tubuh pintar, ia bisa beradaptasi dengan cepat, dalam tiga hari ia bisa terbiasa. Selama puasa, tubuh bisa menghemat energi dan cairan,” kata ahli gizi Mohd Herdiana di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Baca juga : bali driver, lembongan island tour dan ubud tour

Agar tubuh tetap fit saat berpuasa, ada lima kunci penting yang harus dijaga.
1. Konsumsi diet seimbang
Berpuasa berarti mengubah pola makan, dan tidak serta merta mengurangi nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Setiap kali berpuasa, porsi makanan harus cukup dan mengandung nutrisi lengkap. Wanita itu, yang dikenal sebagai Diana, juga mengatakan bahwa tubuh membutuhkan vitamin dan mineral yang dipenuhi melalui penggunaan buah dan sayuran, protein dari piring,
Karbohidrat ditumbuhkan dalam bentuk karbohidrat kompleks.

Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lama untuk mencerna tubuh sehingga perut terasa lebih panjang.

“Karbohidrat kompleks biasanya dari beras merah, nasi putih tetapi masih memiliki kulit, jagung, kentang dan kulit,” tambah Diana.

2. Makan bagian sudah benar
Nutrisi selesai? Tunggu sebentar, pertimbangkan juga bagiannya. Diana mengatakan setiap jenis makanan memiliki bagian yang berbeda.

Dengan bantuan tangan, orang dapat menentukan bagian yang tepat untuk kebutuhan mereka. Makanan sebagai sumber karbohidrat adalah kepalan yang ketat, buah seperti kepalan tangan, lemak seperti jempol.

Untuk sayuran yang ditanam semaksimal mungkin, protein tangan dan hewani bisa sebesar telapak tangan dan ketebalan jari kelingking.

3. Cairan yang cukup
Diana mengingatkan bahwa tubuh diberi asupan cairan yang cukup. Minum banyak air bisa menjawabnya. Tetapi cairan tidak hanya diperoleh melalui air.

Buah-buahan kaya akan kandungan air, seperti semangka dan jeruk.

“Selain itu, bisa melalui menu makanan yang mengandung cairan seperti sup dan makanan rebus,” katanya.

4. Cukup tidur
“Penelitian membuktikan bahwa kurang tidur dapat mempengaruhi kinerja kognitif dan akademis serta kinerja kerja,” kata Diana.

Penurunan kognitif ini dapat terjadi di antara anak-anak sekolah. Bahkan pada orang dewasa, kinerja kerja menurun karena kurang tidur.

Diana mengatakan cukup tidur untuk anak biasanya 8-10 jam. Orang dewasa dapat mengatakan cukup tidur jika mereka tidur selama 6-8 jam.

5. Latihan ringan
Untuk menghemat energi, orang sering tidak berolahraga. Meskipun aktivitas fisik dapat diklasifikasikan menjadi latihan ringan. Diana memberi contoh jika biasanya naik satu lantai menggunakan lift, bisa diganti dengan tangga.

Sebenarnya kegiatan olahraga bisa dilakukan dengan ringan seperti yoga, jogging, atau pilates. Olahraga beban tidak masalah tetapi dengan catatan setelah berbuka puasa dengan maksimal satu jam.

“Latihan dapat mempercepat sirkulasi darah, memperlancar sirkulasi darah, nutrisi ke organ,” katanya.